AASI Perkuat Kolaborasi Komunikasi untuk Mendorong Kepercayaan terhadap Industri Asuransi Syariah

AASI Perkuat Kolaborasi Komunikasi  untuk Mendorong Kepercayaan terhadap Industri Asuransi Syariah

AASI Perkuat Kolaborasi Komunikasi untuk Mendorong Kepercayaan terhadap Industri Asuransi Syariah

Dipublikasikan oleh Sekretariat AASI

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Menjelang fase penting spin-off unit usaha syariah, Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) mendorong penguatan kolaborasi komunikasi untuk menjaga kepercayaan publik dan mendukung pertumbuhan industri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Marketing & Communication Forum AASI 2026, yang mempertemukan puluhan praktisi komunikasi dari perusahaan anggota.

Mengangkat tema “Strengthening MarComm Collaboration for a Stronger Sharia Insurance Industry”, forum perdana ini menjadi ruang bagi para praktisi komunikasi untuk menyelaraskan narasi industri, bertukar praktik terbaik, dan memperkuat edukasi kepada masyarakat di tengah perubahan lanskap industri asuransi syariah.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Direktur Eksekutif AASI, Ronny A. Iskandar yang menekankan pentingnya peran komunikasi dalam mendukung pengembangan industri, memperluas literasi, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap asuransi syariah.

“Menjelang spin-off, industri asuransi syariah memasuki fase penting yang membutuhkan komunikasi yang semakin konsisten, transparan, dan mudah dipahami masyarakat. Kita perlu bergerak bersama untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat pemahaman mengenai nilai dan peran asuransi syariah,” ujar Ronny A. Iskandar, Direktur Eksekutif AASI. Melengkapi hal tersebut, Vivin menekankan pentingnya menerjemahkan kebutuhan industri ke dalam langkah komunikasi yang lebih terarah dan kolaboratif.

“Melalui forum ini, kami ingin mendorong para praktisi komunikasi untuk saling berbagi pengalaman, menyelaraskan narasi, dan mengembangkan pendekatan komunikasi yang relevan bagi masyarakat. Kolaborasi ini semakin penting menjelang spin-off, agar transformasi industri juga didukung oleh komunikasi yang jelas, konsisten, dan mampu menjaga kepercayaan publik,” ujar Vivin.

Melalui sesi bersama perwakilan Prudential Syariah, Volare Advertising Network, dan Dentsu Indonesia, forum membahas pembelajaran komunikasi pasca-spin-off serta pemanfaatan AI untuk meningkatkan efektivitas kerja. Diskusi menekankan pentingnya komunikasi yang relevan dan kredibel, dengan tetap menempatkan kreativitas, pemahaman konteks, dan pemikiran strategis sebagai peran utama praktisi komunikasi.

Para peserta menyambut positif forum ini sebagai ruang untuk bertukar perspektif, memperkuat jejaring, dan berbagi praktik terbaik. Melalui Marcomm Forum 2026, AASI mendorong kolaborasi antarpraktisi komunikasi untuk membangun edukasi dan komunikasi asuransi syariah yang semakin konsisten, relevan, dan kredibel guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri.

###

Tentang Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI)

AASI adalah wadah dan penyalur aspirasi perusahaan asuransi syariah dan reasuransi syariah di Indonesia. Dibentuk pada tahun 2003 oleh para pelaku industri, AASI hadir sebagai jembatan antara industri dengan regulator, ulama, serta pemangku kepentingan lainnya.

AASI berperan dalam mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah di Indonesia melalui peningkatan penetrasi, inklusi, dan edukasi kepada masyarakat.

Sejalan dengan perkembangan industri, AASI terus memperkuat perannya sebagai organisasi yang menampung dan menyalurkan aspirasi anggota, serta membangun kolaborasi untuk pengembangan industri perasuransian syariah yang berkelanjutan. AASI mewadahi perusahaan asuransi jiwa syariah, asuransi umum syariah, dan reasuransi syariah di Indonesia. 

Untuk keterangan lebih lanjut:
Asyila Muthi’ah
Kantor Sekretariat AASI |
Phone   : 021-21013690 | Whatsapp +62 811-1013-1339
Email    : info@aasi.or.id | sekretariat.aasi@gmail.com 

<-- Kembali